Bertanam Sayur di Sekolah. Emang Boleh?
LAPORAN TIM JURNALIS LAVONTEN
KABAR LAVONTEN – Dalam sepekan ini terlihat aktivitas yang tidak biasa di SMAN 10 Batanghari. Siswa tidak terlihat belajar seperti biasanya di dalam kelas, melainkan berkelompok di halaman sekolah mengerjakan sesuatu. Cukup aneh, karena di sekolah lain, aktivitas belajar mengajar berlangsung sebagaimana biasanya, tapi tidak di SMAN 10 Batanghari. Ada apa?
Tidak tanggung-tanggung, untuk mengetahui apa yang terjadi di sekolah yang kini menjadi perhatian masyarakat itu, Jurnalis Lavonten menurunkan lima reporter untuk liputannya.
Usut punya usut, ternyata para siswa yang berkelompok itu melakukan kegiatan di luar kelas, yang dinamakan Projek P5. P5 adalah proyek pengembangan karakter pelajar untuk dapat hidup dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan pembelajaran lintas disiplin ilmu yang mengamati dan mencari solusi mengenai masalah-masalah yang ada di sekitar.
Projek P5 siswa dan siswi SMAN 10 BATANGHARI dilaksanakan pada Rabu (18/09/2024) yaitu kegiatan menanam sayuran. Siswa-siswi diharuskan memilih sayuran yang telah tersedia di antaranya kangkung, bayam, sawi, seledri, untuk memperkuat pemahaman siswa siswi tentang bagaimana cara penanaman sayuran.
Dengan mengajarkan makna pemahaman menanam sayuran, siswa siswi tidak hanya dapat menjadi lebih sadar akan pentingnya sayuran yang aman dan bergizi, tetapi juga mengingatkan betapa pentingnya sayuran dipangan.

Siapkan Media Tanam dari Barang Bekas
Sebelumnya, setiap siswa dibagi beberapa kelompok untuk kegiatan tersebut. Kegiatan projek diawali dengan pengarahan dari guru puncak, yang dilanjutkan dengan pembuatan pot dari botol bekas, dan mengisi tanah serta diberi bibit tanaman yang sudah disiapkan.
Setelah itu kelompok diminta membuat pot dari galon minuman kemasan bekas sesuai design yang dibikin. Mereka sudah mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan, dan dilanjutkan membuat pot dengan cara digunting sesuai selera.
Dalam prosesnya, siswa belajar teknik dasar hingga lanjutan mendaur ulang plastik. Mereka menghias galon bekas dengan karakter menarik seperti tokoh kartun, hewan, dan karakter imajinatif lainnya. Dengan semangat berkelanjutan dan kontribusi terhadap lingkungan, SMAN 10 Batanghari menjadikan daur ulang sebagai budaya sekolah. Mereka mendidik siswa menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan solusi bagi permasalahan lingkungan di masa depan. “Langkah kecil seperti mendaur ulang galon bekas dapat membawa perubahan besar bagi lingkungan dan sekolah”.

Jaga Lingkungan Manfaatkan Barang Bekas
Kegiatan P5 Gaya Hidup Berkelanjutan adalah kegiatan yang diselenggarakan teruntuk kelas XI SMAN 10 Batanghari semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Kegiatan dimulai pada hari Selasa,(17/092024). Dalam kegiatan P5 ini selain belajar terkait kebersihan, siswa belajar untuk menanam sayuran hidroponik mulai dari semai benih dan menyiapkan peralatan untuk membuat pot hias.
Kegiatan di hari pertama dimulai dengan pembukaan, membuat poster, membuat desain pot, dan mengambil tanah kegiatan hari kedua.
Kegiatan di hari kedua, adalah memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang layak. Pemanfaatan barang bekas ini adalah satu cara yang efektif untuk mengurangi limbah, dan mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan kepada siswa-siswi mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Dalam kegiatan ini, siswa-siswi diajak untuk berkreasi dengan memanfaatkan galon dan botol plastik bekas, yang sehari-hari sering dianggap tidak berguna, menjadi pot tanaman hias yang menarik dan bermanfaat.

Dalam kegiatan P5 ini selain belajar terkait kebersihan, siswa belajar untuk menanam sayuran hidroponik, mulai dari semai benih,dan membuat pot yang sudah didaur ulang.
Rabu, (18/9/2024), para siswa di SMAN 10 BATANGHARI mengambil bagian dalam sebuah projek gaya hidup berkelanjutan, dengan menanam sayuran di halaman sekolah. Projek ini bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, dan mempromosikan gaya hidup yang ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari projek ini, para siswa telah memilih beberapa jenis sayuran yang akan mereka tanam, di antaranya bayam, kangkung ,dan sawi. Mereka juga belajar tentang teknik penanaman yang benar dan cara merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

Diharapkan bahwa melalui projek ini, para siswa akan lebih memahami betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan betapa mudahnya untuk berkontribusi dalam mengurangi jejak karbon melalui gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Para siswa juga dapat belajar tentang pentingnya mengonsumsi makanan organik dan segar untuk kesehatan mereka sendiri.
Projek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Indonesia untuk mulai mengadopsi gaya hidup berkelanjutan dan melibatkan siswa dalam upaya untuk menjaga lingkungan. Semoga kegiatan menanam sayuran hari ini menjadi langkah awal yang baik menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (krn/nbl,ndi,kia,ica)
TIM JURNALIS LAVONTEN:
Karina, Nabila, Nadia, Kia, Ica
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Siswa Kelas XII SMA Negeri 10 Batanghari Laksanakan UAS April 2026
LAVONTEN - Siswa kelas XII SMA Negeri 10 Batanghari mulai melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS) sejak 15 April 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, hingga 21 A
Jemput Bola PPDB, SMAN 10 Batang Hari Sambangi MTsN 1
LAVONTEN — Menjelang dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), SMAN 10 Batang Hari mulai melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah tingkat SMP/MTs di wilayah sekitar Muara B
Tanpa Bimbel, Dinda Sukses Lolos SNBP
LAVONTEN - Dinda, siswi kelas XII F2 SMAN 10 Batang Hari, berhasil lolos SNBP 2026 pada program studi Bisnis Digital. Ia mengaku tidak menyangka dapat lolos melalui jalur prestasi ters
SNBP 2026, Naufa Siap Tempuh Dunia Pendidikan
LAVONTEN - Naufa Nabila berhasil lolos SNBP 2026 yang diumumkan pada 31 Maret 2026 melalui portal resmi SNPMB. Ia memilih jalur SNBP karena melihat peluang dari nilai rapor yang stabil
Lolos SNBP, Parasian Fokus Kembangkan Teknologi Pertanian
Kabar membanggakan datang dari SMAN 10 Batang Hari. Parasian Manurung, siswa kelas XII F3, berhasil lolos SNBP 2026. Ia mengikuti jalur SNBP berdasarkan keinginan pribadi dan berhasil